Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Pendidikan Supervisi Pelaksanaan MPLS Ramah 2025 di SMAN 1 Taman Sidoarjo

PENULIS

DIUNGGAH PADA

Sidoarjo, 15 Juli 2025 — Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Pendidikan, Ir. Moch. Abduh, MS.Ed., Ph.D., melaksanakan kegiatan supervisi langsung terhadap pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah 2025 di SMA Negeri 1 Taman Sidoarjo pada Senin–Selasa, 14–15 Juli 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan guna memastikan pelaksanaannya sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2025 Tentang Pelaksanaan MPLS Ramah Pada Pedidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menjamin terciptanya proses pengenalan sekolah yang ramah, edukatif, efektif dan efisien, inklusif, partisipatif, dan fleksibel.

Sebagai alumni angkatan pertama SMAN 1 Taman Sidoarjo tahun 1984, Moch. Abduh, Ph.D. menyampaikan motivasi secara langsung kepada peserta didik kelas X dan XI. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya kesungguhan dalam belajar sebagai fondasi keberhasilan masa depan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan martabat antarpeserta didik.

“Pelaksanaan MPLS harus menghindari segala bentuk kekerasan, perpeloncoan, maupun atribut yang tidak manusiawi. MPLS harus menjadi momen yang ramah, edukatif, inklusif, dan menyenangkan,” tegas Moch. Abduh, Ph.D.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh peserta juga diajak menyanyikan jingle MPLS untuk internalisasi nilai-nilai yang luhur sebagaimana harapan ketika lirik lagu ini diciptakan oleh Bapak Menteri Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Moch. Abduh, Ph.D. juga mengingatkan kembali tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu:

  1. Bangun pagi
  2. Beribadah
  3. Berolahraga
  4. Makan sehat dan bergizi
  5. Gemar belajar
  6. Bermasyarakat
  7. Tidur lebih awal

Kebiasaan ini juga divisualisasikan dalam bentuk senam Anak Indonesia Hebat, yang diterapkan dalam kegiatan MPLS secara menyenangkan.

Untuk menciptakan suasana belajar yang menggembirakan, SAM Teknodik menganjurkan agar pihak sekolah :

  1. Melaksanakan Senam Anak Indonesia Hebat, setiap hari sebelum aktivitas MPLS dimulai.
  2. memutarkan jingle MPLS Ramah dan lagu “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” saat waktu jeda atau transisi.

“Kedua jenis kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat, kebersamaan dan kesetiakawanan, serta budaya positif di lingkungan sekolah” imbuhnya.

Selain memberikan ceramah motivasi, SAM Teknodik  juga berkesempatan menjelaskan tentang pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (KA) sebagai bagian dari literasi digital dalam pendidikan berikut simulasinya. Dalam sesi ini, SAM Teknodik berinteraksi melibatkan dua orang peserta didik untuk melakukan eksplorasi penggunaan KA dalam membuat video edukatif, melalui praktik prompting langsung.

Simulasi ini dirancang untuk:

  • Mengasah kerangka berpikir kreatif peserta didik;
  • Meningkatkan kepercayaan diri dalam berkreasi secara mandiri;
  • Menumbuhkan keterampilan masa depan (future skills) yang relevan dengan kebutuhan era digital.

SAM Teknologi Pendidikan menekankan bahwa teknologi digital, penguasaan koding, dan kecerdasan artifisial bukan lagi sesuatu yang terpisah dari kehidupan modern, melainkan telah menjadi bagian dari peradaban itu sendiri. Oleh karena itu, peserta didik didorong untuk terbuka wawasannya dan berani mengeksplorasi ruang-ruang baru, terutama yang muncul dari kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan.

Leave a comment