Ir. Moch. Abduh, MS.Ed., Ph.D. Staf Ahli Mendikdasmen Bidang Teknologi Pendidikan Ajak Insan Pendidikan untuk Menanggulangi Schooling Without Learning dengan Pembelajaran Mendalam

PENULIS

DIUNGGAH PADA

Tangerang Selatan, 27 Juni 2025 — Ir. Moch. Abduh, MS.Ed., Ph.D., Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Teknologi Pendidikan, berkesempatan menghadiri undangan sebagai narasumber utama dalam Webinar Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Pamulang melalui Program Studi Magister Manajemen Pendidikan. Kegiatan ini mengangkat tema “Deep Learning dan Digitalisasi: Meningkatkan Kompetensi Guru di Era Disrupsi” dan digelar secara daring pada Jumat, 27 Juni 2025.

Webinar tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia turut serta, yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya.

Acara dibuka oleh Ketua Yayasan Sasmita Jaya, Dr. Pranoto, S.E., M.M., perwakilan Rektor Universitas Pamulang, Prof. Dr. Gunawan Tangkilisan, dan Ketua Program Studi S2 MPD Assoc. Prof. Dr. Saiful Anwar, memberikan apresiasi sambutan dan yang hangat. 

Dalam paparannya, Ir. Moch. Abduh, MS.Ed., Ph.D., menegaskan bahwa dunia global tengah mengalami disrupsi atau perubahan yang sangat masif dengan laju perkebangan ilmu pengetahuan dan inovasi yang begitu cepat. “Guru-guru dituntut untuk adaptif dan terus mengembangkan diri agar mampu melaksanakan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid abad ke-21,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa deep learning atau pembelajaran mendalam bukanlah kurikulum baru, melainkan pendekatan pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). “Anak-anak harus datang ke sekolah untuk benar-benar belajar dengan efektif dan penuh kegembiraan, bukan sekadar hadir tanpa mendapatkan pembelajaran yang berarti — fenomena yang kita kenal sebagai schooling without learning,” tambahnya.

Webinar ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas guru untuk menjawab tantangan digitalisasi pendidikan secara bermakna dan berkelanjutan sehingga mampu melaksanakan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Leave a comment