Jakarta, 10 Juni 2025. Direktorat Guru Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), kembali menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Training of Trainers (ToT) bagi calon fasilitator pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA). Kegiatan ini merupakan angkatan ke-6 dengan tempat penyelenggaraan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta pada hari Selasa-Minggu, tanggal 10-15 Juni 2025.
Acara ini dihadiri oleh Ir. Moch. Abduh, MS.Ed., Ph.D., selaku Staf Ahli Mendikdasmen Bidang Teknologi Pendidikan, yang hadir sebagai narasumber utama dan memberikan arahan strategis kepada para peserta bimbingan teknis yang terdiri dari perwakilan Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Abduh menegaskan pentingnya peran para calon fasilitator sebagai agen transformasi pengetahuan pembelajaran Koding dan KA kepada guru Pendidikan Dasar di wilayah penugasan masing-masing.
“Bapak dan Ibu fasilitator yang hadir saat ini adalah agen-agen pengetahuan yang kami amanahkan untuk menyampaikan kebaruan ini kepada para guru di daerah penugasan masing-masing. Dalam penyelenggaraan pembelajaran Koding dan KA, para guru harus melakukan berbagai improvisasi dan peningkatan metode mengajar dari ala abad ke-19 atau ke-20 menuju pendekatan pembelajaran abad ke-21,” ujar Abduh.
Beliau juga menyoroti tantangan yang dihadapi dunia pendidikan saat ini, khususnya terkait literasi digital dan derasnya arus informasi yang semakin kompleks juga terkadang menyesatkan.
“Murid-murid kita hari ini sudah sangat mahir dalam mengakses internet, media sosial, dan berbagai sumber terbuka yang kerap kali sarat bias dan informasi menyesatkan. Karena itu, kita perlu membekali mereka dengan kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan keterampilan termasuk kemampuan koding dan kecerdasan artifisial yang relevan dengan kebutuhan jaman, ” tambahnya.
Kegiatan Bimbingan Teknis ini bertujuan untuk membekali para fasilitator dengan materi pemahaman kurikulum, strategi implementasi pembelajaran berbasis teknologi, serta kemampuan praktis dalam mengajarkan koding dan KA kepada para murid di jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.
Dengan terselenggaranya Bimbingan Teknis Angkatan 6 ini, Kemendikdasmen berharap para fasilitator dapat menjadi motor penggerak dalam akselerasi transformasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman dan perkembangan teknologi global.

Leave a comment