Semarang, 6 Mei 2025 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru kembali menggelar Bimbingan Teknis Training of Trainers (Bimtek ToT) untuk mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) Batch 2. Kegiatan ini berlangsung di Kota Semarang pada 5–10 Mei 2025.
Sebanyak 224 calon fasilitator dari wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti pelatihan intensif ini. Mereka dibekali keterampilan teknologi mutakhir serta strategi kolaboratif guna mempersiapkan pelatihan bagi lebih dari 59.000 guru di wilayah masing-masing.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung implementasi mata pelajaran Koding dan KA yang akan mulai diterapkan secara luas pada tahun ajaran baru mendatang. Materi pelatihan meliputi penguasaan konsep dasar pemrograman, pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam pembelajaran, serta pendekatan pedagogis yang relevan untuk pendidikan abad ke-21.
Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Teknologi Pendidikan, Ir. Moch Abduh, MS.Ed., Ph.D., turut hadir dan memberikan arahan kepada para peserta. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran fasilitator sebagai salah satu motor keberhasilan untuk pembelajaran Koding dan KA di sekolah.
“Fasilitator jangan sampai tertinggal di belakang. Sebagai pembimbing guru-guru di sekolah yang akan mengimplementasikan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial, fasilitator harus cakap dan mumpuni, baik dari sisi penguasaan materi maupun kesiapan infrastruktur pelatihan lainnya,” tegasnya.
Dengan terselenggaranya Bimtek ini, Kementerian berharap tercipta ekosistem pembelajaran digital yang lebih adaptif, inovatif, dan inklusif di seluruh satuan pendidikan dasar dan menengah.

Leave a comment