Selama ini kita melihat negara Finlandia dan Jepang adalah negara yang sangat maju dalam bidang pendidikan, terutama kemampuan literasi penduduknya yang tinggi. Pada tahun 2021 Finlandia menjadi peringkat tertinggi, sedangkan Jepang peringkat kelima, berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada tahun 2019. Kegemaran membaca atau tingkat literasi yang tinggi sangat berpengaruh terhadap pembentukan intelektual dan karakter seseorang. Sehingga kedua negara tersebut baik Jepang maupun Finlandia menjadi negara yang maju dan memiliki atmosfer yang baik dalam dunia pendidikan.
5 ALASAN ORANG FINLANDIA GEMAR MEMBACA
Sudah banyak yang membahas jika Finlandia adalah negara yang menyenangkan untuk belajar. Negara yang berada di benua Eropa ini, tentu bekerja keras untuk mewujudkan situasi yang diimpikan banyak negara itu.
Ada lima alasan kenapa orang Finlandia memiliki
literasi tinggi, Pertama, Sekolah baru dimulai pada usia tujuh tahun. Budaya baca didorong turun-temurun. Guru-guru disana adalah lulusan Master dengan kompetensi yang sudah teruji. Kedua, perpustakaan ada dimana-mana, sehingga tidak ada alasan untuk
tidak sempat membaca. Petugas perpustakaan sangat terdidik dan selalu siap melayani pembaca, buku bacaan anak-anak selalu dicetak lebih banyak dan dari perpustakaan yang keliling sampai gabung
dengan mall sudah biasa.
Ketiga, ada maternity package yang diberikan kepada orangtua yang baru memiliki bayi, termasuk di dalamnya paket berupa buku-buku. Disana seorang ibu mengasuh anak sangat dihargai sehingga diberikan cuti panjang dengan gaji tetap.
Keempat, dongeng sebelum tidur jadi tradisi penting dalam
keluarga. Tradisi ini sudah menjadi turun-menurun antar generasi, dan kelima, program TV yang berasal dari luar tidak dialihsuarakan, hanya diberi teks terjemahan. Tujuannya adalah meningkatkan kebiasaan membaca pada anak.
KEBIASAAN MEMBACA ORANG JEPANG YANG PATUT DICONTOH
Sedangkan di negara Jepang yang terkenal dengan kemajuan teknologi yang sangat tinggi, kebiasaan membaca buku mereka patut di contoh. Ada lima hal yang membuat Jepang masuk dalam negara dengan literasi tinggi.
Pertama, Tachiyomi, adalah salah satu kegiatan membaca gratisan yang dilakukan sambil berdiri di toko buku. Di Jepang, banyak toko buku yang menyediakan buku-buku yang plastik pembungkusnya sudah terbuka, sehingga dapat dimanfaatkan oleh banyak orang untuk melakukan kegiatan tachiyomi ini, Kedua, Sekiguchi Di Jepang, ada satu program televisi shopping, acara belanja melalui televisi ini dikhususkan untuk menjual buku terbitan terbaru. Melalui acara ini, para penonton tinggal melihat review buku tersebut saat program berlangsung dan memesan melalui telepon,
Sedangkan faktor Ketiga adalah kewajiban 10 menit baca buku di Sekolah, Keempat, ruang baca publik, Di Jepang, terdapat banyak sekali ruang publik yang umumnya dibuat untuk membaca. Meskipun sambil nongkrong ataupun minum kopi, masyarakat kerap memanfaatkan fasilitas publik itu untuk membaca, Kelima, toko buku yang menjamur, menurut data dari Bunkanews, jumlah toko buku di Jepang adalah sama dengan jumlah toko buku di Amerika Serikat.
Artikel ini ditulis pada Majalah TUNAS, Nomor ISSN: 2723 – 7656, Edisi 5 Tahun III Juli 2022

Leave a comment